BAHASA PEMROGRAMAN
Bahasa Program
JENIS JENIS BAHASA PEMROGRAMAN
Bahasa pemrograman, atau sering diistilahkan juga dengan bahasa komputer atau bahasa pemrograman komputer, adalah instruksi standar untuk memerintah komputer. Bahasa pemrograman ini merupakan suatu himpunan dari aturan sintaks dan semantik yang dipakai untuk mendefinisikan program komputer. Bahasa ini memungkinkan seorang programmer dapat menentukan secara persis data mana yang akan diolah oleh komputer, bagaimana data ini akan disimpan/diteruskan, dan jenis langkah apa yang akan diambil dalam berbagai situasi secara persis.
Dari sekian bahasa yang digunakan oleh programmer, terdapat beberapa bahasa yang memiliki trending terbaik menurut StackOverflow, mereka menyebutnya “Most Popular Technology”. Artikel ini akan membahas 5 dari beberapa bahasa pemrograman terpopuler tersebut yang bisa menjadi pilihan kamu untuk memulai belajar bahasa pemrograman.
1. JavaScript
Tidak mengherankan, selama delapan tahun berturut-turut, JavaScript telah mempertahankan bentengnya sebagai bahasa pemrograman yang paling umum digunakan. JavaScript dapat dipelajari dengan cepat dan mudah serta digunakan untuk berbagai tujuan, mulai dari meningkatkan fungsionalitas website, menyempurnakan tampilan dan sistem halaman website, hingga mengaktifkan permainan dan software berbasis website. Sebagai bahasa yang digunakan untuk web developer, Javascript sering dijadikan sebagai salah satu syarat keahlian untuk profesi Front End Developer.
2. SQL
Structured Query Language atau SQL adalah sebagai sebuah bahasa khusus yang digunakan ketika membuat maupun mengolah database dalam sebuah sistem. Profesi yang menangani bahasa ini biasanya adalah Back-End Developer dan Full Stack Developer.
3. Python
Python adalah bahasa pemrograman interpretatif multiguna. Tidak seperti bahasa lain yang susah untuk dibaca dan dipahami, python lebih menekankan pada keterbacaan kode agar lebih mudah untuk memahami sintaks. Hal ini membuat Python sangat mudah dipelajari baik untuk pemula maupun untuk yang sudah menguasai bahasa pemrograman lain. Bahasa ini biasa digunakan untuk komputasi ilmiah dan matematika, bahkan proyek Artificial Intelligence juga menggunakan bahasa Python.
4. Java
Java adalah sekumpulan perangkat lunak komputer dan spesifikasi yang menyediakan sistem untuk mengembangkan perangkat lunak aplikasi dan menerapkannya dalam lingkungan komputasi lintas platform. Java bisa digunakan untuk membuat aplikasi berbasis desktop, website, mobile, hingga aplikasi embedded device seperti perangkat pintar atau microprosesor. Banyak aplikasi android yang dibuat menggunakan bahasa pemrograman Java.
5. PHP
PHP atau Hypertext Preprocessor adalah sebuah bahasa pemrograman server side scripting yang bersifat open source. Secara umum, fungsi PHP adalah digunakan untuk pengembangan website. Di seluruh dunia sangat banyak website yang dibangun menggunakan PHP. Karena fleksibilitasnya yang tinggi, PHP juga bisa digunakan untuk membuat aplikasi komputer. PHP merupakan bahasa pemrograman yang bersifat open source. Pengguna bebas memodifikasi dan mengembangkan sesuai dengan kebutuhan.
Saat ini teknologi berkembang dengan pesat. Orang-orang berupaya untuk menciptakan inovasi teknologi untuk memudahkan dan berupaya menciptakan kehidupan yang lebih baik. Kamu bisa menjadi bagian dari upaya tersebut dengan mulai belajar dan fokus pada salah satu bahasa pemrograman yang kamu minati hingga kelak kamu menjadi profsional dan menciptakan inovasi teknologi yang bermanfaat.
CONTOH
- HTML/CSS: Dasar dari sebuah program web. Untuk membuat web statis diperlukan bahasa HTML/CSS.
- JavaScript: Salah satu bahasa yang cukup mudah untuk dipelajari dan dapat digunakan untuk apapun seperti memvalidasi data formulir untuk mengembangkan permainan. JavaScript adalah cara yang sangat populer untuk menambahkan fitur interaktif dalam halaman web dan aplikasi.
- PHP: Bahasa program yang digunakan untuk mengembangkan halaman web yang dinamis. Mempelajari PHP akan sangat berguna untuk pemilik situs web karena PHP bisa mempersingkat kode yang ada di halaman web sehingga bisa ditampung ke dalam seperangkat aturan.
- C++: C++ sekarang banyak digunakan dalam berbagai macam aplikasi . C++ juga memiliki keuntungan, yaitu lebih mudah untuk mempelajari bahasa C lainnya seperti C# dan C. Semua bahasa C umumnya dipandang sebagai bahasa program tingkat menengah.
var n = prompt("Masukan nama anda:");
var c = confirm("Hai "+n+"! Apakah hari ini kamu baca Quran?");
if (c == true) {
alert('Semoga tetap Istiqomah!!');
}else{
alert('Kenapa?!!');
}<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<script type="text/javascript" src="program.js"></script>
</head>
</html>Fungsi Bahasa Program
Fungsi utama dari bahasa pemrograman adalah sebagai alat untuk memberikan perintah kepada komputer agar dapat bergerak mengolah kata sesuai dengan apa yang kamu inginkan. Hasil keluaran bahasa program sendiri dapat berupa aplikasi maupun suatu program khusus. Perkembangan bahasa program ini tentu menciptakan berbagai inovasi teknologi yang membantu masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya program lampu lalu lintas di jalan, mesin kasir, aplikasi game, anti-virus, web, media sosial, dan lain sebagainya.
Tingkatan Bahasa Program
1. Bahasa Program Tingkat Rendah (Low-Level)
Bahasa program tingkat rendah berisi instruksi-instruksi yang ditujukan kepada komputer dengan menggunakan kode biner (binary). Kode-kode tersebut akan langsung diterjemahkan oleh komputer tanpa harus melalui proses kompilasi.
2. Bahasa Program Tingkat Menengah (Mid-Level)
Bahasa program tingkat menengah adalah instruksi yang berupa kode mnemonic seperti ADD, SUB, DIV, STOLOD, JMP dan lainnya. Namun, bahasa dalam tingkat menengah ini harus diterjemahkan terlebih dahulu ke dalam bahasa mesin, karena komputer hanya mengerti penggunaan bahasa mesin.
3. Bahasa Program Tingkat Tinggi (High-Level)
Bahasa program tingkat tinggi ini berisi instruksi-instruksi yang menggunakan bahasa alamiah yang dimengerti manusia, seperti bahasa Inggris atau matematika. Tingkatan ini diciptakan untuk mengatasi kekurangan yang dimiliki tingkat menengah dan tingkat rendah.
Tipe Data
Pada artikel ini akan disebutkan 4 tipe data yang sering digunakan, di mana keempat tipe tersebut termasuk ke dalam kategori tipe data primitive. Ia didefinisikan pada suatu pemrograman dan bersifat bawaan. Tipe primitive hanya menyimpan satu nilai saja dalam satu variabelnya. Berikut keempat tipe data tersebut:
A. Bilangan Bulat (Integer)
Tipe bilangan bulat (Integer) adalah tipe data numerik yang biasa digunakan apabila bertemu dengan bilangan bulat, seperti 1, 27, 100, dll. Bilangan ini juga mengenal nilai positif dan negatif (signed number). Tipe data numerik yang termasuk ke dalam bilangan bulat adalah sebagai berikut:
| Tipe Data | Ukuran (Bit) | Range |
| Byte | 8 | -128 s/d 127 |
| Short | 16 | -32768 s/d 32767 |
| Int | 32 | -2147483648 s/d 2147483647 |
| Long | 64 | -9223372036854775808 s/d 9223372036854775807 |
Dari keempat tipe data di atas, yang sering digunakan adalah “int” atau Integer. Tipe “byte” dan “short” hanya digunakan pada aplikasi khusus yang berkaitan dengan memori. Sedangkan tipe “long” sangat jarang digunakan karena dirasa tidak memerlukan bilangan yang berkapasitas besar, seperti kapasitas yang diberikan oleh tipe “long”.
1. Byte
Tipe byte biasa digunakan pada saat kita bekerja dengan data stream pada file maupun jaringan. Tipe ini diperlukan saat kita melakukan proses seperti membaca dan menulis. Selain itu, byte juga digunakan saat kita menggunakan data biner yang tidak kompatibel dengan tipe lainnya pada program bahasa Java.
2. Short
Tipe short sangat umum digunakan pada komputer yang berkapasitas 16-bit, sehingga sangat jarang sekali kita temui dengan kapasitas laptop saat ini.
3. Int
Tipe int termasuk tipe yang sangat sering dipakai saat ini karena merepresentasikan angka dalam pemrograman. Sebab tipe data int dianggap paling efisien daripada tipe bilangan bulat lainnya. Tipe int digunakan pada indeks dalam struktur perulangan maupun dalam array.
Secara teori, setiap ekspresi yang melibatkan tipe integer byte, short, dan long, semuanya harus melalui prosedur int untuk dipromosikan terlebih dahulu sebelum dilakukan perhitungan.
4. Long
Tipe long biasa digunakan saat nilainya berada di luar kapasitas rentang tipe int karena tipe long punya range sangat tinggi dibanding tipe data lainnya. Dengan kata lain, tipe long dibutuhkan saat data memiliki range di luar jangkauan tipe int, short, maupun byte.
B. Bilangan Pecahan (Floating Point)
Tipe bilangan pecahan atau floating point adalah bilangan yang menangani bilangan desimal atau perhitungan secara detail. Karena kemampuannya, float point berbanding terbalik dengan integer. Terdapat dua tipe pada bilangan pecahan ini
| Tipe | Ukuran | Range | Presisi (Jumlah Digit) | |
| bytes | bit | |||
| Float | 4 | 32 | +/- 3.4 x 1038 | 6 – 7 |
| Double | 8 | 64 | +/- 1.8 x 10308 | 15 |
1. Float
Tipe float biasa digunakan untuk menandai nilai yang presisi seperti ketelitian tunggal (single precision) dengan menggunakan penyimpanan 32-bit. Tipe ini memiliki kemampuan yang lebih cepat jika digunakan pada prosesor-prosesor tertentu dan pastinya memakan ruang penyimpanan yang lebih kecil dari tipe double.
Pada tipe float, akan bermasalah pada saat nilainya terlalu kecil atau terlalu besar, karena pada penerapannya nilai tersebut menjadi tidak akurat.
Melalui ilmu komputer tentunya kita sering mendengar istilah data. Data terbagi menjadi bermacam-macam tipe data yang terklasifikasi dan memiliki fungsi sendiri. Tentunya, berbagai macam tipe data tersebut sangat bermanfaat bagi kinerja komputer melalui kode-kode dalam bahasa pemrograman.
Pengertian
Data types atau tipe data adalah sebuah pengklasifikasian data berdasarkan jenis data tersebut. Tipe data dibutuhkan agar kompiler dapat mengetahui bagaimana sebuah data akan digunakan. Untuk mengembangkan sebuah program, ada beberapa tipe data yang akan kita pelajari. Di antaranya adalah Character, String, Array, Numbers dan Booleans.
Tipe Data
Pada artikel ini akan disebutkan 4 tipe data yang sering digunakan, di mana keempat tipe tersebut termasuk ke dalam kategori tipe data primitive. Ia didefinisikan pada suatu pemrograman dan bersifat bawaan. Tipe primitive hanya menyimpan satu nilai saja dalam satu variabelnya. Berikut keempat tipe data tersebut:
A. Bilangan Bulat (Integer)
Tipe bilangan bulat (Integer) adalah tipe data numerik yang biasa digunakan apabila bertemu dengan bilangan bulat, seperti 1, 27, 100, dll. Bilangan ini juga mengenal nilai positif dan negatif (signed number). Tipe data numerik yang termasuk ke dalam bilangan bulat adalah sebagai berikut:
| Tipe Data | Ukuran (Bit) | Range |
| Byte | 8 | -128 s/d 127 |
| Short | 16 | -32768 s/d 32767 |
| Int | 32 | -2147483648 s/d 2147483647 |
| Long | 64 | -9223372036854775808 s/d 9223372036854775807 |
Dari keempat tipe data di atas, yang sering digunakan adalah “int” atau Integer. Tipe “byte” dan “short” hanya digunakan pada aplikasi khusus yang berkaitan dengan memori. Sedangkan tipe “long” sangat jarang digunakan karena dirasa tidak memerlukan bilangan yang berkapasitas besar, seperti kapasitas yang diberikan oleh tipe “long”.
1. Byte
Tipe byte biasa digunakan pada saat kita bekerja dengan data stream pada file maupun jaringan. Tipe ini diperlukan saat kita melakukan proses seperti membaca dan menulis. Selain itu, byte juga digunakan saat kita menggunakan data biner yang tidak kompatibel dengan tipe lainnya pada program bahasa Java.
Contoh 1.
Contoh 2 :
2. Short
Tipe short sangat umum digunakan pada komputer yang berkapasitas 16-bit, sehingga sangat jarang sekali kita temui dengan kapasitas laptop saat ini.
Contoh 1 :
Contoh 2 :
3. Int
Tipe int termasuk tipe yang sangat sering dipakai saat ini karena merepresentasikan angka dalam pemrograman. Sebab tipe data int dianggap paling efisien daripada tipe bilangan bulat lainnya. Tipe int digunakan pada indeks dalam struktur perulangan maupun dalam array.
Secara teori, setiap ekspresi yang melibatkan tipe integer byte, short, dan long, semuanya harus melalui prosedur int untuk dipromosikan terlebih dahulu sebelum dilakukan perhitungan.
Contoh 1 :
Contoh 2 :
Tipe data integer dapat juga digabungkan melalui beberapa tipe data seperti berikut ini :
Baca juga : Sejarah Bahasa Pemrograman Dibuat
4. Long
Tipe long biasa digunakan saat nilainya berada di luar kapasitas rentang tipe int karena tipe long punya range sangat tinggi dibanding tipe data lainnya. Dengan kata lain, tipe long dibutuhkan saat data memiliki range di luar jangkauan tipe int, short, maupun byte.
Contoh 1 :
Contoh 2 :
B. Bilangan Pecahan (Floating Point)
Tipe bilangan pecahan atau floating point adalah bilangan yang menangani bilangan desimal atau perhitungan secara detail. Karena kemampuannya, float point berbanding terbalik dengan integer. Terdapat dua tipe pada bilangan pecahan ini
| Tipe | Ukuran | Range | Presisi (Jumlah Digit) | |
| bytes | bit | |||
| Float | 4 | 32 | +/- 3.4 x 1038 | 6 – 7 |
| Double | 8 | 64 | +/- 1.8 x 10308 | 15 |
1. Float
Tipe float biasa digunakan untuk menandai nilai yang presisi seperti ketelitian tunggal (single precision) dengan menggunakan penyimpanan 32-bit. Tipe ini memiliki kemampuan yang lebih cepat jika digunakan pada prosesor-prosesor tertentu dan pastinya memakan ruang penyimpanan yang lebih kecil dari tipe double.
Pada tipe float, akan bermasalah pada saat nilainya terlalu kecil atau terlalu besar, karena pada penerapannya nilai tersebut menjadi tidak akurat.
Tipe double memiliki tingkat ketelitian secara ganda atau double precision dengan menggunakan ruang penyimpanan 64-bit dalam menyimpan nilainya. Tipe tersebut pastinya memberikan kemampuan menghitung matematis secara lebih cepat dari tipe float. Dalam perhitungan yang bersifat bilangan riil dan menginginkan hasil yang lebih akurat, sebaiknya menggunakan tipe ini.


Komentar
Posting Komentar